Perusahaan Antivirus Paling Banyak Serang Indonesia


Metrotvnews.com, Jakarta: Data
Kementerian Komunikasi dan
Informasi (Kemenkominfo)
yang
dikeluarkan kemarin (27/12),
menyebutkan bahwa Indonesia
menjadi tujuan utama serangan
kejahatan siber dunia. Sebagian
pengamat menyebut serangan yang
marak ke Indonesia adalah
serangan balik.
Pakar dan Pengamat
Telekomunikasi Teguh Sutikno
melihat serangan siber yang
menyerang Indonesia ada dua
macam. Pertama dilakukan oleh
orang iseng, kedua dilakukan oleh
organisasi atau perusahaan yang
menjual anti-virus.
“Bisa jadi oknum luar negeri balas
dendam, karena banyak orang
Indonesia yang iseng nge-hack ke
luar,” ujarnya ketika dihubungi
Sabtu (28/12).
Serangan siber dari luar negeri,
menurut Teguh, dilakukan oleh
perusahaan penjual anti-virus dan
bisa jadi disengaja karena banyak
peranti lunak (software) ilegal yang
beredar di Indonesia. Selain itu,
Indonesia tidak memiliki gerbang
jaringan internet (gateway)
internasional dan masih menyewa
dari luar negeri.
“Belum dibangun gateway-nya.
Harusnya Kominfo membangun
gateway sendiri agar bisa memfilter
serangan-serangan yang masuk,”
papar Teguh.
Ia berpendapat tidak aneh banyak
serangan-serangan yang masuk
karena pemerintah tidak punya
proteksi sendiri. Selain tak punya
gateway, Indonesia juga belum
punya mesin pencari (search
engine) sendiri.
“Negara lain punya search engine
sendiri, sedangkan kita gak punya.
Beda dengan negara lain.
Seharusnya Kominfo bisa bikin
gateway. Uangnya banyak. Orang
Indonesia kan banyak yang pintar,”
jelasnya. “Satu gateway pun cukup
dan dikelola pemerintah.”
Kemungkinan isolasi yang
mengancam Indonesia akibat
maraknya serangan siber di tahun
depan seperti yang pernah terjadi
pada tahun 1992 sangat besar.
“Dan yang paling
bertanggungjawab pemerintah
ataupun Kemenkominfo,” kata
Teguh.
Lebih lanjut, Teguh melihat,
laporan akhir tahun Kemenkominfo
jangan hanya dijadikan sebagai
data untuk cuap-cuap belaka.
“Harus melakukan sesuatu.
Kemenkominfo banyak orang yang
gak ngerti tentang telekomunikasi
tapi duitnya banyak pungutan non
pajak dari operator mencapai
sekitar Rp 5 triliun. Tiap tahun
sekitar Rp 1,2 triliun,” jelasnya.

https://blognyafsoftware.wordpress.com, hak cipta FEBRIANSYAH SOFTWARE.

By FEBRIANSYAH

MOHON KOMENTARNYA

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s